Sebuah komentar untuk Seminar The World Personality Mastery 2007
http://fireman0410syah.multiply.com/calendar/item/10005Seminar ini dibawakan oleh Mr. James Gwee yang mungkin sudah banyak yang mengenalnya karena sebagai Indonesia’s Favorite Trainer, dia pernah menjadi bintang iklan pada salah satu produk oli/pelumas. Banyak teman yang sudah ilfeel atau acuh ketika saya mengajak mereka untuk mengikuti seminar ini. Selain karena biayanya yang besar, juga mungkin menganggap seminar in setali tiga uang dengan MLM (multi level marketing). Mereka yang trauma dengan MLM merasa alergi untuk membicarakan bisnis, marketing, apalagi mengikuti seminar semacam ini. Walau sebagian dari mereka ada yang biasa saja menanggapi seminar ini dan juga ada yang tertarik dengan seminar ini. Saya sendiri bukannya tidak suka dengan MLM. Mungkin itu salah satu cara bagi beberapa orang untuk mendapatkan uang. Tetapi semangat yang mereka (pelaku MLM) miliki kadang mengaburkan tujuan hidupnya sendiri sebagai manusia yang berTuhan. Atau cara-cara yang digunakan seringkali meresahkan orang-orang yang diajak untuk menjadi downline, seperti memaksa kalau kata teman saya.
Apapun itu, seminar ini saya ikuti bukan karena saya sedang membangkitkan semangat untuk mencari downline, tetapi untuk menambah kemampuan saya dalam komunikasi, berinteraksi, dan yang paling penting bagaimana bisa memahami orang. Dan Alhamdulillah, pengetahuan saya akan hal di atas tadi bertambah beberapa kali lipat. Asal kita mampu mengikat gagasan, memahaminya dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Maka seminar bukanlah tinggal seminar. Tapi seminar bisa dijadikan percikkan api semangat yang bisa membakar apa saja sehingga menimbulkan api yang lebih dahsyat lagi. Seminar ini sebenarnya memang lebih ditujukan untuk para sales agar berhasil menjual produknya secara cepat ke pelanggan. Karena seorang sales pasti berhubungan langsung dengan cutomer. Artinya saya memang memerlukan ilmu ini di dunia kerja nantinya. Bukan berarti cita-cita saya nanti hanya jadi sales, tetapi perusahaan mana yang tidak menjual produknya? Bahkan seorang pemimpin pun harus mempunyai kemampuan berkomunikasi. Namun, percayalah isi seminar ini sebenarnya dapat digunakan untuk membina hubungan yang lebih baik diantara keluarga, kerabat, tetangga, bahkan orang yang tidak kenal sekalipun. Karena seminar ini diintisarikan dari orang-orang yang menciptakan buku berisikan bagaimana kita mengenal diri kita dan bagaimana akhirnya kita mengenal orang lain dan dari kedua itu tercipta komunikasi yang salaing memahami. Sebut saja bukunya Allan Pease Why Men Don’t Listen and Women can’t Read Maps, atau bukunya Dr. John Gray Men are From Mars, Women are from Venus, begitu juga bukunya Florence Littauer Personaltiy Plus, buku-buku ini diciptakan benar-benar bukan untuk bisnis dan marketing apalagi sales. Namun para pelaku bisnis mengerti betul bahwa kemampuan komunikasi bisa meningkatkan perusahaannya. Satu hal lagi mengapa saya ingin mengikuti seminar ini adalah dengan kita memiliki kemampuan berkomunikasi, berinteraksi dan memahami orang dengan baik maka insya Allah kita akan mampu memikat objek dakwah. Tahu bukunya Abbas AsSiisy Bagaimana Menyentuh Hati? Dibuku ini banyak diberikan contoh berkomunikasi dengan baik dan pelajaran-pelajaran yang diambil dari Al-Quran sehingga orang bisa terpikat kepada kita, terkesan kepada kita, dan akhirnya mau menerima ajakan kita untuk kembali mengingat Tuhannya dan menjalani hidup ini untuk menggapai ridhaNya. Di buku ini dikisahkan bagaimana Mush’ab bin Umair berhasil mengajak penduduk Madinah untuk menerima ajakannya sehingga Madinah akhirnya menjadi tempat hijrah dan pusat pemerintahan yang menguasai jazirah Arab. Sedang dalam seminar ini, insya Allah akan menjadi pelengkap bukunya Abbas AsSiisy dan akhirnya Islam bisa disampaikan secara indah dan menawan karena memang pada hakikatnya Islam itu indah dan menawan, hanya saja umat sudah penat, tersengat asap kendaraan bermotor, kebakaran hutan, bahkan kebakaran jenggot sampai-sampai untuk makan saja susah, tidur aja susah, sampai buang air kecil aja bayar, terus iya....iya.....iya..... kerjaannya cuma nonton Tukul doang. Akhirnya beginilah umat Islam di Indonesia yang katanya mau dibanggakan. (sudah deh emosinya, saya memang harus banyak belajar)
The World Personality Mastery 2007 diintisarikan dari 7 World Personality Wizards yaitu Allan Pease, John Gray, Florence Littaeur, Dale Carnegie, Larry King, Leil Lowndes, dan Oprah Winfrey. Sebagian besar adalah penulis buku Best Seller Beberapa saya akan ceritakan disini, dan sisanya baca sendiri dibuku mereka atau tulisan-tulisan mereka. Karena memang ini gunanya seminar. Ketika waktu kita sudah banyak tersita untuk mengurusi dunia yang fana ini sampai akhirnya tidak sempat untuk belajar lagi atau membaca buku, maka ada orang yang mau dibayar mahal untuk mengintisarikan beberapa hal penting dari pengalaman orang atau dari buku-buku yang bergizi.
***
Larry King mengatakan orang yang sukses tidak selalu yang terbaik dalam pendidikannya, tidak selalu cerdas dan pintar, tidak harus good looking, tetapi orang yang sukses punya keahlian lebih dalam berinteraksi dengan seseorang. (kok jadi inget tukul lagi ya)
Komunikasi terjadi ketika ada yang send message dan receivernya. Message ini bisa berupa verbal (word & intonation), ekspresi wajah, atau body language. Orang akan mendengarkan dan percaya pada kita jika, pertama, orang itu suka pada kita. (sebelum dilanjutkan, kadang hal-hal yang dibicarkan disini sederhana atau biasa, tetapi seringkali terlupa bahkan diacuhkan, jadi cobalah untuk memperhatikan dan memahaminya, itu juga kalau mau)
Seganteng apapun si Primus kalau orang tidak suka dia, maka tak ada yang mau mendengarkan apalagi percaya sama dia. Tetapi sebaliknya Tukul, sejelek apapun dia (saya tidak bermaksud menyinggung atau punya motivasi untuk menyakiti perasaan orang lain, just kidding, just for laugh-kok jadi ikutin Tukul ya) sekali lagi, sejelek apapun dia kalau orang suka pasti banyak yang mendengarkan bahkan banyak perusahaan yang menggunakannya sebagai bintang iklan untuk menawarkan produknya. Jadi kalau mau orang mendengarkan dan percaya pada kita maka buat orang itu suka pada kita.
Kedua, orang respect pada kita. Bagaimana supaya orang respek ke kita salah satunya adalah kita harus punya pengalaman dan wawasan. Di ajak berbicara ini masuk, berbicara itu nyambung. Tutur kata kita sopan, teratur, bahkan bijak. Sehingga yang awalnya kita melayani seseorang untuk kita dengarkan keluhannya atau ceritanya, maka selanjutnya kita bisa bawa arus pembicaraan itu untuk mendengarkan bahkan percaya pada kita.
Ketiga, kita punya kesamaan. Coba perhatikan, kadang orang cepat akrab dengan kita hanya karena orang itu punya kesamaan hobi dengan kita. Atau misalnya ketika kita mengomentari masalah politik kemudian ada orang yang mendengar mempunyai kesamaan pendapat dengan celetukan atau komentar kita tadi, tidak lama mungkin kita akan menjadi akrab dengan orang itu, dan banyak contoh lain. Kita akan menjadi cepat akrab dengan orang yang mempunyai kesamaan dengan kita.
Kata Oprah Winfrey “NoBody gets to the top alone”. Orang pintar tidak akan disebut orang pintar kalau tidak ada orang bodoh. Bukan berarti orang pintar ada karena ada orang bodoh. Orang kaya tidak akan disebut kaya kalau tidak ada orang miskin. Bukan berarti orang kaya ada karena ada orang miskin. Kalau semua jadi penguasa siapa yang menjadi bawahannya? Kalau semua orang jadi presiden siapa yang jadi rakyatnya? Sekarang bagaimana dengan yang ini, kalau kita berhasil membuat orang lain sukses apakah kita otomatis menjadi sukses? Menurut saya, ya. Karakter ini yang harus dibangun!
The Law of Attraction, coba anda lihat kupu-kupu yang indah di taman. Kalau kita suka kita akan menangkapnya, mengejarnya, sampai bahkan jaring merusak keindahannya. Kalau kita mendapatkannya kita malah mengurungnya. Ketika kupu-kupu itu berhasil lepas maka dia akan menceritakan kepada kupu-kupu yang lainnya kalau saja di taman tersebut tidak aman. Maka lama kelamaan taman itu tidak pernah ada kupu-kupu lagi.
Kalau kita mau orang datang ke acara kita, ke seminar kita, ke majelis kita, atau bahkan suka pada ‘produk’ kita, maka jangan mengajak mereka dengan memaksa atau meneror mereka tetapi tebarilah taman itu dengan lebih banyak bunga-bunga yang indah dan jangan ganggu kupu-kupu yang datang. Kupu-kupu yang datang dan tidak terganggu itu akan mengatakan ke kupu-kupu yang lain sehingga banyak kupu-kupu akan memenuhi taman itu. Buat acara kita menarik atau ‘produk’ kita sebagai sebuah solusi, layani yang datang,
beri kepuasan pada pelanggan, maka orang akan tertarik.
Sebuah pelajaran dari Dale Carnegie dalam berinteraksi dengan orang, bahwa sikap dasar seseorang untuk mengkritik, mengkomplain atau mengeluh itu bisa dilakukan oleh orang bodoh sekalipun. Jadi perlu karakter dan self control untuk memahami dan memaafkan orang. A great man shows his greatness by the way the treats little men. Jika kita menginginkan sesuatu dari seseorang maka penuhi keinginannya. Hargai orang maka orang akan menghargai kita. Menghargai harus penuh dengan apresiasi. Apreciation is not flattery. Apreciation, tulus, dari hati, unselfish, universally admired. Flattery, tidak tulus, from the teeth, ada maunya, universally condemned. Latihlah untuk berikan apresiasi kecil pada setiap orang setiap harinya dengan jujur dan tulus, dan lihatlah kejutannya.
You can make more friends in 2 months by becoming interested in other people, than you can in 2 years by trying to get other people interested in you.
Kuncinya pusatkan perhatian pada orang lain, jangan pada diri kita. Give and take, jangan take and give. Berikan apa yang orang mau, maka kita akan mendapatkan apa yang kita mau. Tetapi jangan berharap apa yang kita mau datang dari orang yang kita berikan, bisa jadi yang kita mendapatkan yang kita mau itu dari orang lain.
Di bukunya Florence Littauer Personaltiy Plus (saya yakin sudah banyak yang tahu), manusia memiliki empat kepribadian, sanguinis populer, melankolis sempurna, koleris kuat, phlegmatis damai. Dari empat kepribadian ini masing-masing kita memiliki satu kepribadian yang menonjol yang memiliki kekuatan dan kelemahan. Apabila kita bisa mengerti kekuatan dan kelemahan dari setiap orang, maka kita akan bisa saling menghargai dan memahami. Dari sikap saling menghargai dan memahami itu kita akan mampu memiliki ikatan persaudaraan serta interaksi yang kuat.
Dan masih banyak lagi informasi-informasi penting di dalam seminar ini yang tidak semua bisa saya tuliskan disini. Satu hal yang paling menarik adalah di bagian akhir ketika membahas bukunya Allan Pease dan Dr. John Gray yang telah saya sebutkan tadi. Yang Insya Allah akan saya bahas pada kolom yang berbeda.
Pada akhirnya semua ini adalah untuk mengenali diri kita sehingga kita juga bisa mengenali orang lain. Dari sini kita bisa membentuk interaksi yang saling mendengarkan dan mempercayai dengan tiga prinsip yang telah saya sebutkan di atas tadi. Bahwa orang akan mendengarkan dan percaya pada kita jika orang suka pada kita, orang respek pada kita, dan ada satu kesamaan yang kita miliki dengan orang itu.
Saya tidak berani menjanjikan hal yang besar pada Anda, tetapi jika tulisan ini hanya dianggap sebagai pengetahuan saja yang kalau selesai baca Anda mengatakan oooooohhh.....hanya itu, tidak ada actionnya maka pengetahuan ini akan sekedar menjadi pengetahuan saja. Tetapi jika pengetahuan ini ada tindakan selanjutnya maka kalau kata Tung Desem Waringin, “Learn and Action! Miracle Happen...!!”
1 comment:
KABAR GEMBIRA, Ingin kaya atau lebih lebih lebih kaya lagi Seminar GRATIS TIS TIS “Financial Revolution” 4 -6 April 2008 3 hari di Jitec Mangga Dua, seminar ini senilai Rp. 9.987.000 , Gratis juga 5 Buah CD Audio Marketing Revolution Series senilai Rp. 320.000,- Cukup Pesan Buku “Marketing Revolution” By Tung Desem Waringin, buku yang sudah lama ditunggu-tunggu caranya @buku Rp. 175.000,-+ongkos kirim Rp. 20.000 Caranya, Transfer Rp. 195.000 ke rekening BCA Pak Tung di 8830577786 lalu fax bukti transfer ket. Nama, alamat utk kirim tiket+buku, Up. Anton Timur ke 021 5465566 untuk informasi lebih lanjut Telp. 021 5476677 atau 081708928899/ email : ke anton@dahsyat.com semoga bermanfaat Salam Dahsyat!
Post a Comment