Sunday, August 05, 2007

Etika Bisnis MQ

Rating:★★★★★
Category:Books
Genre: Business & Investing
Author:Abdullah Gymnastiar
ETIKA BISNIS MQ
Abdullah Gymnastiar

Berbisnis Dari Kedalam Hati

“Sesungguhnya Allah swt suka kepada hamba yang berkarya dan terampil. Barangsiapa bersusah payah mencari nafkah untuk keluarganya, maka dia serupa dengan seorang mujahid fii sabiilillah.” (HR Imam Ahmad)

Persoalan terbesar dari aktivitas bisnis adalah masalah manusianya. Sedangkan manusia itu sendiri sangat tergantung pada suasana hatinya.
Kalau seseorang sudah jujur, maka bisnis yang dijalankannya pun insya Allah akan bermutu tinggi. Bahkan nilainya jauh lebih tinggi dari sekadar transaksi uang atau barang. Dan oto-matis, bisnis yang dilakukannya itu pun akan terangkat nilainya menjadi lebih mulia dan terhormat. Dengan demikian, penekanan konsep Manajemen Qolbu dalam bisnis adalah membuat sikap sebagai buah dari hati yang dikelola dengan baik, sehingga akan jauh dari kehinaan.

Alasan untuk membangun perekonomian umat serta memacu tumbuhnya jiwa wirausaha.
1. Ekonomi lemah ibadah tidak bisa maksimal.
2. Ekonomi lemah menurunkan tingkat pendidikan.
3. Ekonomi lemah berarti tingkat kesehatan masyarakat rendah.
4. Ekonomi lemah berarti gerbang menuju penjajahan gaya baru.

Langkah Merintis Usaha
a. Niat
1. Lurus dan Benar
2. Taqarub kepada Allah
3. Mengikuti Sunnah Rasul
4. Jihad Fisabilillah
b. Persiapan wirausaha
1. Banyak Membaca
2. Miliki Referensi Kisah Orang Sukses
3. Mencari Rujukan Pengusaha Sukses
4. Ikuti Pelatihan dan Kursus
5. Praktekan
6. Miliki Pengetahuan tentang Bisnis
c. Memulai wirausaha
1. Modal Sendiri (tentatif-red)
2. Mulai dari Bawah
3. Untung Pertama (maksudnya-jangan terlalu melihat materi, untung pertama bisa jadi adlah pengalaman atau kepercayaan orang, itu yang paling penting.)
4. Nikmati Proses
Jangan terlalu tergesa-gesa ingin cepat sukses atau besar, karena setiap kesuksesan harus selalu diimbangi dengan perkembangan keilmuan, wawasan dan sikap mental.
5. Keuntungan yang Berkah
Rezeki yang berkah itu benar-benar membuat diri kita serba cukup, walaupun harta yang dimiliki tidak melimpah, tetapi batin selalu tenteram dan terlebih lagi kehormatan kita jauh terangkat melampaui kedudukan dan jumlah harta yang kita miliki.

Bisnis ala MQ

Etika Bisnis yang berkah
1. Sedikit untung banyak laku
2. Mudah dan menyenangkan
3. Jujur
4. Tepat janji
5. Amanah
6. Bertabur Zikir dan Doa
7. Sedekah Melimpah

Cara bisnis MQ
1. Adil, tak ada yang teraniaya
2. Transparan, tak ada yang berburuk sangka
3. Saling menyukseskan, semakin maju bersama
Kesuksesan hakiki adalah ketika kita bisa menyukseskan sebanyak mungkin orang lain. Apa artinya kita maju dengan menginjak dan merugikan orang lain. Bila orang lain merasa kita bermanfaat dan menguntungkan baginya maka akan timbul komitmen dan ini menjadi hal yang penting untuk bersinergi menjadi lebih sukses bersama.

Ciri produk MQ
(Bagimu Limamu)
1. Mutu
2. Murah
3. Mudah
4. Mutakhir
5. Multimanfaat

Membangun Kredibilitas

Langkah-langkah dalam membangun kredibilitas :
1. Kejujuran yang terbukti dan teruji
2. Cakap
3. Kreatif dan inovatif

Yang harus diperhatikan berkaitan dengan kejujuran
1. Jaga kejujuran kita
2. Jaga lisan
3. Jangan sok tahu dan sok pintar
4. Pandai-pandailah menjaga amanah
5. Tepati janji

Yang harus diperhatikan berkaitan dengan kecakapan
1. Kunci utamanya adalah secara sadar kita harus selalu beajar, melatih diri, mengembangkan kemampuan, wawasan, dan keterampilan kita secara terus menerus, sistematis dan berkesinambungan.
2. Awalilah selalu dengan membuat perencanaan yang baik dan persiapan yang matang. ”Gagal dalam merencanakan sama dengan merencanakan kegagalan”
3. Jangan lupa untuk selalu melakukan check and re-check.
4. Laksanakan segala sesuatu dengan kesungguhan,sikap yang berhati-hati dan cermat.
5. Selalu sempatkan untuk mengevaluasi setiap tahap pekerjaan apapun yang kita lakukan.
6. Sempurnakan apapun yang kita lakukan. Jangan pernah puas dengan setengah-setengah, jangan pula puas dengan sembilan puluh persen.

Yang harus diperhatikan berkaitan dengan kreativitas dan inovasi
1. Banyak membaca dan menulis.
2. Banyak berdiskusi dan bertanya.
3. Banyak mengadakan studi banding
4. Banyak merenung (tafakur)
5. Banyak berbuat dan mencoba.
6. Banyak beribadah dan berdoa


Alat Ukur Keuntungan

Keuntungan tidak selalu berbentuk uang, boleh jadi Allah memberi keuntungan dengan terhalangnya kita dari uang tapi terbukanya pintu ilmu dan hikmah.
Ketika ruh berpisah dari raga, satu hal yang mungkin kita sesali adalah mengapa tidak memanfaatkan kesempatan hidup di dunia untuk memperbaiki diri dan berbuat kebaikan lebih banyak lagi.

Ada dua ciri profesional Muslim
1. Ketika mencarinya (keuntungan) sangat menjaga nilai-nilai akhlakul karimah, sehingga kalau dia mendapatkan sesuatu, dirinya tetap lebih bernilai daripada yang dia dapatkan.
2. Setelah mendapatkannya dia distibusikan sebesar-besarnya untuk kemaslahatan umat.

Lima alat ukur keuntungan dalam berbisnis dan bekerja.
1. Yang namanya untung itu kalau apa yang kita lakukan menjadi amal saleh.
2. Yang namanya untung adalah kalau apa yang kita lakukan itu bisa membangun nama baik atau citra diri kita.
3. Yang namanya untung adalah kalau apa yang kita lakukan itu bisa menambah ilmu, pengalaman, dan wawasan.
4. Yang namanya untung adalah kalau apa yang kita lakukan itu bisa membangun relasi atau silaturahmi.
5. Yang namanya untung itu tidak hanya sekadar untuk mendapatkan manfaat bagi diri sendiri, tetapi apa yang kita lakukan justru harus banyak menguntungkan dan memuskan orang lain.

Memahami Makna Rezeki

Kewajiban kita adalah
1. Husnudzan (berbaik sangka) bahwa Allah adalah Maha Penjamin Rezeki
2. Berikhtiarlah di jalan yang Allah sukai.

Rezeki ada tiga macam
1. Rezeki yang Dijamin, yaitu penguat tubuh, makanan dan minuman.
2. Rezeki yang digantungkan
Penggambarannya kurang lebih begini: Rezekimu ditetapkan segini. Tetapi harus ikhtiar di jalan Allah dulu, maka engkau bakal bertemu dengan rezekimu itu. Tetapi kalau engkau tidak ikhtiar, maka takdirnya tidak akan ketemu. Kalau engkau malas amaka rezeki yang kau dapatkan pun sedikit. Kalau ikhtiarnya jujur maka selain rezeki dapat, pahala pun akan kau dapatkan. Begitu juga sebaliknya.
3. Rezeki yang dijanjikan
Allah telah berjanji, barang siapa yang bersyukur terhadap nikmat yang ada, maka Allah akan menambah nikmatnya. Oleh karena itu, setiap kita mendapat rezeki keluarkan zakat dan sedekahnya, karena harta kita tidak akan berkurang dengan sedekah. Sebaliknya, harta itu akan bertambah, bertambah, dan bertambah. Inilah rumunsnya.

Rezeki yang berkah ada tiga cirinya
1. Hati jadi tenteram
2. Kebutuhannya tercukupi
3. Namanya terjaga

Yang tidak berkah juga ada tiga
1. Hati menjadi resah gelisah
2. Tidak pernah tenang dengan apa yang dia miliki karena tidak pernah merasa cukup dengan apa yang ada
3. Namanya tercoreng

Menumbuhkan Motivasi

Beberapa hal yang insya Allah dapat membantu dalam membangkitkan motivasi.
1. Munculkan harapan
Prinsip pertama agar seseorang memiliki semangat yang menggebu sehingga ia mampu berbuat sesuatu adalah adanya kemampuan memunculkan harapan.
2. Mengenali Allah
Orang yang memiliki harapan akan mampu berjuang dengan baik. Dan harapan ini biasanya sangat besar ketika orang tersebut mengenal Allah dan agama-Nya dengan benar.
3. Membersihkan hati
”Sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu, sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu.” (QS. Asy-Syams : 9)


Berpikir Positif

Agar hati kita bisa jernih dalam bergaul dengan sesama manusia
1. Bersibuk-sibuklah melihat aneka kebaikan orang lain dan belajarlah mengakui dengan jujur segala kelebihan yang dimilikinya.
2. Berhenti dari mengingat-ingat kebaikan yang pernah kita lakukan terhadap orang lain.



Pada dasarnya, orang yang sukses adalah orang yang paling berhasil menata diri, pikiran, mata dan mulutnya sehingga hidup di jalan yang tepat yaitu jalan yang Allah swt ridhai. –Aa Gym

No comments: