Copy paste percakapan melalui laptop, dengan seorang adik yang luar biasa saat mabit di kampus sekitar 1 tahun yang lalu. Tiba-tiba dia mengambil laptop saya dan mengetikkan sesuatu. Ternyata percakapan itu dimulai.
Adik [A] : KADER dakwah itu apa, bang ?
Saya [S] : manusia...kenapa? coba artikan surat al-ashr
[A] : i c...
orang2 yg saling menasihati dalam kebenaran dan kesabaran....
klo ikhwah ? maksudnya apa? :)
[S] : ikhwah itu ikhwan dan akhwat
[A] : hmm.. to the point aja ya bang, saya di kampus bukan ADK (aktivis dakwah kampus)... gapapa kan, yia?
[S] : ga ada yang bilang itu haram. semua orang ada kapasitasnya. contoh, si A ga akan direkomendasikan jadi adk karena ga punya kapasitas. tapi dia harus di kader untuk bekal pulang ke daerahnya...
[A] : saya mengerti..
[S] : camkan saja point-point ini "sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat buat orang disekitarnya"
"kejahatan yang terorganisir akan mudah menghancurkan kebaikan" apalagi sebaliknya
"manusia harus beriman, berusaha untuk bertaqwa, dan masuklah ke dalam jamaah" agar tidak menjadi domba tersesat keluar dari gerombolan sehingga mudah dimangsa oleh serigala
"jamaah ini jamaah manusia, bukan jamaah malaikat. ada kekurangan dan ada kelebihannya" jangan terlalu memikirkan keburukan orang, dan jadikan kelebihan yang antum miliki untuk memberikan kontribusi yang maksimal
"kalau ada 1000 orang yang melakukan kebaikan di dunia, maka antum ada didalamnya. kalau ada 100 orang yang melakukan kebaikan di dunia, maka antum termasuk didalamnya. kalau ada 10 orang yang melkukan kebaikan di dunia, maka antum juga didalamnya. pun kalo ada 1 orang yang melakukan kebaikan di dunia, maka antumlah orangnya.
[A] : perkataan umar, kan ? hehe..jadi, apa yg antm coba ingin sampaikan? terangkan dengan kalimat perintah yg zahir....ana kan adik antm fillah...perkataan antm akan ana jadikan rekomendasi... ^^
[S] : ya di atas tadi.pointnya...berikan kontribusi maksimal buat dakwah
dakwah adalah kebaikan terbesar yang ada di muka bumi ini, apapun bentuknya...
[A] : apapun bentuknya...jadi status ana yg bukan ADK ini gapapa kan, ya?
"manusia harus beriman, berusaha untuk bertaqwa, dan masuklah ke dalam jamaah" agar tidak menjadi domba tersesat keluar dari gerombolan sehingga mudah dimangsa oleh serigala ==> aplikasinya bukan ana harus ikut ber'status' ADK kan, ya?
sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat buat orang disekitarnya ==> antm sendiri yg sampaikan tadi....
ana agak risau kalau keTIDAK PUNYA-an kapasitas ana ini u/ jadi ADK seperti teman2 adalah sesuatu yg salah...
[S] : gak salah, an ga bilang harus jadi ADK kan. tapi berikan kontribusi terbesar untuk dakwah. that's all
[A] : saya mengerti....terima kasih, bang.
Percakapan itu selesai dengan senyuman kami berdua. Lalu saya Save untuk kenangan. Dan sekarang, saya selalu tersenyum melihat perkembangannya. Semoga kami tetap istiqamah di jalan dakwah. Amin
12 comments:
amin, tetep istiqomah ya, biar Indonesia masih punya orang2 yg istiqomah di jalan Allah
amiiin
hehe..masa-masa awal..saya juga inget, kebingungan itu, mau jadi ADK atau ga, yang penting berkontribusi, ga harus jadi aktivis da'wah ampus, bisa jadi aktivis da'wah kampung, atau aktivis da'wah kantor..sebenernya yang dikhawatirkan kalo kita gajadi kader, ga megang amanah, jadi ga ada penjagaannya..meski, ya, ALLAH berfirman, menjaga diri sendiri itu lebih utama dari menjaga orang lain, tapi manakala kita gabung ke sebuah tanzhim da'wah, jadi ada orang lain yang bantuin jaga kita
Wah nama yang hampir serupa tapi orangnya berbeza kali ya? gak apa-apa berbeza , asal saja satu tujuan berdakwah melalaui internet social website dan di luar internet.Gak perlu jadi ustaz untuk berdakwah toh kalau nampak anak anak nakal di bilangin sama mereka supaya jangan begitu jangan begini itu juga dakwah kok.inshallah.salam yah dari aku Nur Firman gak ada "sha" nya tuu hee heee!
pengen tau ada di surat apa?
kok pake kali ya? hehe...pasti beda lah
eh iya salah..ga jelas-jelas begitu bunyinya sih..astaghfiruLLAH..astaghfiruLLAH..di QS At Tahrim : 6, jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka
nah, kalo saya baca tarbiyah dzatiyah tulisannya al aidan (yang kecil, dulu covernya warna kuning) disitu penulisnya bilang bahwa, dari ayat tsb, karena "dirimu" disebut lebih dulu dari "keluargamu" maka bisa disimpulkan bahwa menjaga diri sendiri itu lebih utama dari menjaga orang lainn
dengan ini komen sebelumnya sudah saya ralat ya, jazakaLLAH khoiron
ini lebih jelas
jzk
maklum, manusia, suka lieur..
bener-bener berterimakasih karena sudah bertanya..kalo ga saya belum tentu baca-baca lagi tuh komen
oh maaf aku baru belajar maaf kalau perkataan kali tidak meyenangkan hee heee
it's ok, mas
you're welcome
Post a Comment