Tuesday, June 06, 2006

dalam perenungan

umurku belum genap berkepala dua
namun hatiku masih mendua
untuk dunia
dan untuk akhirat
suatu hari ataupun saat ini juga
dengan goncangan yang mungkin begitu dahsyat pikirku
dalam diriku
aku terus berusaha
untuk menyatukan penduaan itu
agar hidupku tak sia-sia
tertuju pada satu tujuan
akhirat yang abadi
SURGA
dan dunia sebagai sarananya

26 September 2005

1 comment:

Tiqa said...

"agar hidupku tak sia-sia
tertuju pada satu tujuan
akhirat yang abadi
SURGA
dan dunia sebagai sarananya"




semoga.....