di sini
ku terus menanti
dengan awal kata yang klasik
menanti
awal baru
yang seharusnya sudah ku awali kemarin
hidup yang selalu tertuju
pada satu
pada Yang Ahad
sehingga mata, mulut, telinga dan hati ini
memang benar milik Nya
sehingga bukan hanya pada 5 waktu
ke tertuju pada Nya
sehingga penglihatan, perkataan, pendengaran dan perasaan yang kumiliki
dapat menjaga ku
dapat melindungi ku
dapat mengantarkan aku
kepada Surga- Nya di akhirat kelak
aku
yang kemarin
mungkin bukan diriku yang sekarang
aku yang sekarang
sudah seharusnya menjadi lebih baik
dan aku
yang akan datang
harus menjadi manusia yang terus tertuju
kepada arah yang sempurna
kepada hidup yang diridhoi Nya
kepada perilaku yang menyenangkan yang lain
kepada ibadah yang istiqomah
sehingga ku kembali mengungkapan harapan ku
ku ingin mendapatkan Surga Mu
walau ku tahu
pahit dihadapanku
walau ku tahu
halangan di depanku
tapi ku tahu
pahitnya itu ialah kenikmatan bagi ku
halangan itu ialah ujian bagi ku
untuk menuju ke arah yang lebih sempurna
walau ku tahu
manusia tak akan sempurna
ya Allah
saat ini ku masih mendua
karena menanti awal baru
di umur ku yang berkepala dua
atau di bulan Mu yang Engkau agungkan
tapi ku terus berusaha
melawan setan yang 24 jam terus bekerja
agar ku terus tertuju padaMu
agar ku terus meraih ridho Mu
agar ku mendapat Surga Mu
menggapai janji yang kau berikan
menggapai kasih yang kau janjikan
di mulai dari yang kecil
di mulai dari saat ini
tiga jam sebelum hari ulang tahunku
No comments:
Post a Comment