Tuesday, April 13, 2010

Mba/ade Islam kan?


Bismillahirrahmanirrahim

Beberapa minggu tidak bertemu dengan ikhwah yang satu ini di pengajian mingguan yang biasa kami hadiri. Tiba-tiba dia hadir malam itu, dan malam itu menjadi lebih bergairah. Karena gairah dakwahnya yang sekarang begitu besar yang dia bawa pada malam itu.
"Seharusnya mereka yang malu, bukan kita" kata-katanya berapi-api, tapi pembawaannya tetap tenang.
"Barangkali mereka tidak tahu, dan kemudian senang jika diberi tahu. Dan itu hak mereka untuk diberi tahu, sedangkan kewajiban kita adalah memberi tahu", kurang lebih seperti itu dia menyampaikan.

"...'Agar kami mempunyai alasan (pelepas tanggung jawab) kepada Tuhanmu dan supaya mereka bertakwa'." (QS al-A'raaf: 164)

Menurut dia, jangan sampai Allah murka sama kita yang tidak memberi tahu atau menasehati orang-orang yang perlu diberi tahu dan nasehati. Logikanya begitu kuat, mengalahkan segala perasaan yang hanya mencari-cari alasan.
Dia melanjutkan, "Lalu saya memikirkan caranya, berdiskusi dengan istri saya, bagaimana bisa menasehati setiap mereka yang tidak menutup aurat tubuhnya, yang tidak malu berboncengan berpelukan pria dan wanita di atas motor, yang bermesra-mesraan di dalam angkot padahal bukan sesama muhrimnya!"
Dan kemudian dia mengeluarkan potongan kertas itu. Ukuran A4 dibagi 4. Dia mencontohkan bagaimana dia sudah memberikan puluhan lembar leflet itu ke setiap orang yang merasa perlu dia tegur dan nasehati. Ketika di dalam angkot, ketika menghadiri pernikahan, ketika bertemu dengan pengendara bermotor di lampu merah tanpa kecuali jika sempat dia akan berikan.
"Mba, ini ada sedikit amanah untuk disampaikan, semoga bermanfaat", begitu dia mencontohkan ketika memberi leaflet tersebut.
Lalu di antara kami ada yang bertanya, "Bagaimana reaksi mereka ketika antum berikan leflet itu?
"Antum tidak perlu takut atas reaksi yang mereka berikan jika diberi leaflet ini, karena tidak sedikit dari mereka yang senang diberi tahu.", dia menambahkan. Walau ada reaksi yang tidak mengenakan, tetapi dia tetap bersemangat untuk menyampaikan kebaikan itu. Bahkan dia memberikan masternya untuk diperbanyak oleh kami. Luar Biasa..........
Wallahu alam bishawab.

4 comments:

nurlaila zahra said...

subhanallah.......

Sri Daryanti said...

hei saya pernah terima selebaran ini sepertinya di stasiun UI..tidak sama mungkin tapi mirippp...

mokhamad kusnan said...

Dia saudaraku................aku mengenalnya.

wenny radistya said...

SUBHANALLAH..