Wednesday, December 26, 2007

Hidup Bukan Hanya Urusan PErut (Kolom-kolom Edan Prie GS)

Rating:★★★★★
Category:Books
Genre: Other
Author:Prie GS
"Pak Prie, sy firman di Jakarta. Kapan nih refleksi2nya dibukukan? Mendengar Pak Prie, saya teringat Cak Nun, begitu juga sebaliknya. Karena wajah, suaranya hampir mirip dan refleksinya begitu menginspirasi.", begitu bunyi SMS saya yang kirim ke Pak Prie di acara Refeleksi Prie GS di SMart FM 95.9 yang disiarkan setiap Jumat jamm 19.00-20.00. http://www.smartfm-radio.com/
Sayangnya pertanyaan saya tentang buku tidak dijawab. Beliau hanya mengomentari tentang Cak Nun, saya memaklumi karena memang SMS yang masuk sangat banyak sekali. Tak lama kemudian saya ke toko buku di Depok dan menemukan buku ini. Akhirnya pertanyaan saya tadi memang tidak perlu dijawab, tetapi langsung konkrit jawabannya.
Refleksi-refleksi beliau memang benar-benar menyegarkan. Hal-hal kecil yang kadang tidak kita perhatikan, berhasil diurai kembali sampai membuat kita tertawa atau bahkan merenung sendiri. Tulisan-tulisannya ringan tetapi terus terang saya lebih suka mendengar suaranya dari pada membaca tulisannya. Tulisan-tulisannya bisa dilihat juga di situs AndrieWongso.com
http://andriewongso.com/awartikel-82-Artikel_Tetap-Ada_Nyamuk_Berpelukan
Prie GS memang benar-benar menginspirasi saya, kalau Anda pernah mendengar
suara saya di
Misteri Shalat Subuh...klik
Benarkah Hidup ini pilihan??...klik
Sebuah Dialog Selepas Malam...klik
itu karena terinspirasi suara beliau.
Dan akhirnya tetap saja tulisan-tulisannya benar-benar menginspirasi saya bahwa menulis itu tidak harus kaku, tidak harus memiliki susunan kata yang eyd banget, yang penting bisa dimengerti oleh pembaca dan menginspirasi tentunya.
Anda mau mendengar juga suaranya....silahkan
Ketika sudah merasa menjadi orang yang baik (Prie GS)....klik
(maaf Pak Prie saya bajak sedikit...sekalian promosi juga kan)

Oh iya mengenai CAk Nun tadi coba liat deh...konsep bukunya aja mirip,,,,,:)
Kiai Bejo, Kiai Untung, Kiai Hoki...klik

*****

"Hidup Bukan Hanya Urusan PErut", jargon ini tampaknya sangat mengena sebagian besar manusia modern yang terjebak dalam rutinitas kerja menjemukan dan aktivitas yang itu-itu saja. Secara tak sadar, sedikit demi sedikit otak kita mulai `mengerucut` karena lama terjebak dengan pemikiran-pemikiran yang sempit. Saat kita tak lagi bisa mamaknai hidup dengan hati dan logika maka selamnya kita akan terdampar dalam sebuah kehampaan. Akhirnya, kita pun menjadi manusia modern yang tak peka, tak berperasaan, dan antisosial.
Dengan gaya tulisan yang ringan dan menggelitik, Prie GS mengajak kita menyelami makna hidup dari hal-hal sederhana yang kadang tak terpikirkan oleh kita. Apa pun dalam hidup ini bisa memberi kita pelajaran. Anak-anak, keluarga, diri sendiri, bahkan nyamuk dan ayam jago pun ternyata dapat membantu kita menemukan makna hidup yang lebih hakiki dan penuh warna.

No comments: