Tahukah kau ketika ku lapar
Menangis? Tidak
Meringis? Juga tidak
Mengemis? Apa lagi
Ku berjalan menyusuri jalan
Dengan wajah yang tenang
Di malam minggu yang ramai
Namun hati yang sepi ini
Tetap sepi
Tak menangis
Tak meringis
Apa lagi mengemis
Dan diriku berhenti
Setelah hati ini mengajak berhenti
Untuk menikmati makanan
Makanan yang menahan lapar
Makanan yang dimasak dengan kasih sayang
Makanan masak yang ikhlas dimasak
Oleh pedagang
Untuk sejumlah uang yang kupegang
10.20 pm, 03 April 2004
No comments:
Post a Comment