Thursday, November 25, 2010

Percakapan yang luar biasa...

Copy paste percakapan melalui laptop, dengan seorang adik yang luar biasa saat mabit di kampus sekitar 1 tahun yang lalu. Tiba-tiba dia mengambil laptop saya dan mengetikkan sesuatu. Ternyata percakapan itu dimulai.

Adik [A] : KADER dakwah itu apa, bang ?

Saya [S] : manusia...kenapa? coba artikan surat al-ashr

[A] : i c...

orang2 yg saling menasihati dalam kebenaran dan kesabaran....

klo ikhwah ? maksudnya apa? :)

[S] : ikhwah itu ikhwan dan akhwat

[A] : hmm.. to the point aja ya bang, saya di kampus bukan ADK (aktivis dakwah kampus)... gapapa kan, yia?

[S] : ga ada yang bilang itu haram. semua orang ada kapasitasnya. contoh, si A ga akan direkomendasikan jadi adk karena ga punya kapasitas. tapi dia harus di kader untuk bekal pulang ke daerahnya...   

[A] : saya mengerti..

[S] : camkan saja point-point ini "sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat buat orang disekitarnya"

"kejahatan yang terorganisir akan mudah menghancurkan kebaikan" apalagi sebaliknya

"manusia harus beriman, berusaha untuk bertaqwa, dan masuklah ke dalam jamaah" agar tidak menjadi domba tersesat keluar dari gerombolan sehingga mudah dimangsa oleh serigala

"jamaah ini jamaah manusia, bukan jamaah malaikat. ada kekurangan dan ada kelebihannya" jangan terlalu memikirkan keburukan orang, dan jadikan kelebihan yang antum miliki untuk memberikan kontribusi yang maksimal

 

"kalau ada 1000 orang yang melakukan kebaikan di dunia, maka antum ada didalamnya. kalau ada 100 orang yang melakukan kebaikan di dunia, maka antum termasuk didalamnya. kalau ada 10 orang yang melkukan kebaikan di dunia, maka antum juga didalamnya. pun kalo ada 1 orang yang melakukan kebaikan di dunia, maka antumlah orangnya.

[A] : perkataan umar, kan ? hehe..jadi, apa yg antm coba ingin sampaikan? terangkan dengan kalimat perintah yg zahir....ana kan adik antm fillah...perkataan antm akan ana jadikan rekomendasi... ^^

[S] : ya di atas tadi.pointnya...berikan kontribusi maksimal buat dakwah

dakwah adalah kebaikan terbesar yang ada di muka bumi ini, apapun bentuknya...

[A] : apapun bentuknya...jadi status ana yg bukan ADK ini gapapa kan, ya?

"manusia harus beriman, berusaha untuk bertaqwa, dan masuklah ke dalam jamaah" agar tidak menjadi domba tersesat keluar dari gerombolan sehingga mudah dimangsa oleh serigala ==> aplikasinya bukan ana harus ikut ber'status' ADK kan, ya?

sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat buat orang disekitarnya ==> antm sendiri yg sampaikan tadi....

ana agak risau kalau keTIDAK PUNYA-an kapasitas ana ini u/ jadi ADK seperti teman2 adalah sesuatu yg salah...

[S] : gak salah, an ga bilang harus jadi ADK kan. tapi berikan kontribusi terbesar untuk dakwah. that's all

[A] : saya mengerti....terima kasih, bang.

Percakapan itu selesai dengan senyuman kami berdua. Lalu saya Save untuk kenangan. Dan sekarang, saya selalu tersenyum melihat perkembangannya. Semoga kami tetap istiqamah di jalan dakwah. Amin

Thursday, November 04, 2010

Inilah jalan yang lurus itu !!

Ya Allah..."Tunjukilah[8] kami jalan yang lurus" (Al-Fatihah:6)


QS. Al Baqarah : 2-5

Kitab[11] (Al Quran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertaqwa[12], (yaitu)

1.mereka yang beriman[13] kepada yang ghaib[14],

2.yang mendirikan shalat[15],

3.dan menafkahkan sebahagian rezki[16] yang Kami anugerahkan kepada mereka.

4.dan mereka yang beriman kepada Kitab (Al Quran) yang telah diturunkan kepadamu dan Kitab-kitab yang telah diturunkan sebelummu[17],

5.serta mereka yakin akan adanya (kehidupan) akhirat[18].

Mereka itulah yang tetap mendapat petunjuk dari Tuhan mereka, dan merekalah orang-orang yang beruntung[19]

.

QS.Al An'aam : 151-153

Katakanlah: "Marilah kubacakan apa yang diharamkan atas kamu oleh Tuhanmu yaitu:

1.janganlah kamu mempersekutukan sesuatu dengan Dia,

2.berbuat baiklah terhadap kedua orang ibu bapa,

3.dan janganlah kamu membunuh anak-anak kamu karena takut kemiskinan, Kami akan memberi rezki kepadamu dan kepada mereka,

4.dan janganlah kamu mendekati perbuatan-perbuatan yang keji, baik yang nampak di antaranya maupun yang tersembunyi,

5.dan janganlah kamu membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) melainkan dengan sesuatu (sebab) yang benar[518]".

Demikian itu yang diperintahkan kepadamu supaya kamu memahami(nya).

6.Dan janganlah kamu dekati harta anak yatim, kecuali dengan cara yang lebih bermanfaat, hingga sampai ia dewasa.

7.Dan sempurnakanlah takaran dan timbangan dengan adil. Kami tidak memikulkan beban kepada sesorang melainkan sekedar kesanggupannya.

8.Dan apabila kamu berkata, maka hendaklah kamu berlaku adil, kendatipun ia adalah kerabat(mu)[519],

9.dan penuhilah janji Allah[520]. Yang demikian itu diperintahkan Allah kepadamu agar kamu ingat.

dan bahwa (yang Kami perintahkan ini) adalah jalanKu yang lurus, maka ikutilah dia,

10.dan janganlah kamu mengikuti jalan-jalan (yang lain)[521], karena jalan-jalan itu mencerai beraikan kamu dari jalanNya. Yang demikian itu diperintahkan Allah agar kamu bertakwa.



________________

[8] Ihdina (tunjukilah kami), dari kata hidayaat: memberi petunjuk ke suatu jalan yang benar. Yang dimaksud dengan ayat ini bukan sekedar memberi hidayah saja, tetapi juga memberi taufik.


[11]. Tuhan menamakan Al Quran dengan Al Kitab yang di sini berarti yang ditulis, sebagai isyarat bahwa Al Quran diperintahkan untuk ditulis.

[12]. Takwa yaitu memelihara diri dari siksaan Allah dengan mengikuti segala perintah-perintah-Nya; dan menjauhi segala larangan-larangan-Nya; tidak cukup diartikan dengan takut saja.

[13]. Iman ialah kepercayaan yang teguh yang disertai dengan ketundukan dan penyerahan jiwa. Tanda-tanda adanya iman ialah mengerjakan apa yang dikehendaki oleh iman itu.

[14]. Yang ghaib ialah yang tak dapat ditangkap oleh pancaindera. Percaya kepada yang ghjaib yaitu, mengi'tikadkan adanya sesuatu yang maujud yang tidak dapat ditangkap oleh pancaindera, karena ada dalil yang menunjukkan kepada adanya, seperti: adanya Allah, Malaikat-Malaikat, Hari akhirat dan sebagainya.

[15]. Shalat menurut bahasa 'Arab: doa. Menurut istilah syara' ialah ibadat yang sudah dikenal, yang dimulai dengan takbir dan disudahi dengan salam, yang dikerjakan untuk membuktikan pengabdian dan kerendahan diri kepada Allah. Mendirikan shalat ialah menunaikannya dengan teratur, dengan melangkapi syarat-syarat, rukun-rukun dan adab-adabnya, baik yang lahir ataupun yang batin, seperti khusu', memperhatikan apa yang dibaca dan sebagainya.

[16]. Rezki: segala yang dapat diambil manfaatnya. Menafkahkan sebagian rezki, ialah memberikan sebagian dari harta yang telah direzkikan oleh Tuhan kepada orang-orang yang disyari'atkan oleh agama memberinya, seperti orang-orang fakir, orang-orang miskin, kaum kerabat, anak-anak yatim dan lain-lain.

[17]. Kitab-kitab yang telah diturunkan sebelum Muhammad s.a.w. ialah kitab-kitab yang diturunkan sebelum Al Quran seperti: Taurat, Zabur, Injil dan Shuhuf-Shuhuf yang tersebut dalam Al Quran yang diturunkan kepada para Rasul. Allah menurunkan Kitab kepada Rasul ialah dengan memberikan wahyu kepada Jibril a.s., lalu Jibril menyampaikannya kepada Rasul.

[18]. Yakin ialah kepercayaan yang kuat dengan tidak dicampuri keraguan sedikitpun. Akhirat lawan dunia. Kehidupan akhirat ialah kehidupan sesudah dunia berakhir. Yakin akan adanya kehidupan akhirat ialah benar-benar percaya akan adanya kehidupan sesudah dunia berakhir.

[19]. Ialah orang-orang yang mendapat apa-apa yang dimohonkannya kepada Allah sesudah mengusahakannya.


[518]. Maksudnya yang dibenarkan oleh syara' seperti qishash membunuh orang murtad, rajam dan sebagainya.

[519]. Maksudnya mengatakan yang sebenarnya meskipun merugikan kerabat sendiri.

[520]. Maksudnya penuhilah segala perintah-perintah-Nya

[521]. Maksudnya: janganlah kamu mengikuti agama-agama dan kepercayaan yang lain dari Islam.