http://fireman0410syah.multiply.com/music/item/11Pernah, salah seorang Yahudi, menyatakan bahwa mereka tidak takut dengan orang Islam kecuali pada satu hal. Ialah bila jumlah jamaah shalat Subuh mneyamai jumlah jamaah shalat Jumâat.â
***
Sore itu, ia berdiri berceramah. Bicaranya berapi-api tentang mimpinya selama ini, yakni tegaknya agama Allah di muka bumi. Ia begitu bersemangat menguraikan cita-citanya untuk menyaksikan syariat Allah memimpin peradaban di seluruh alam semesta. Dia bertanya kepada hadirin :
âMengapa umat Islam mengalami kemunduran ?
Mengapa mereka mengikuti konsep hidup umat lain ?
Mengapa mereka merendahkan nilai agama mereka sendiri ?
Mengapa mereka menjadikan musuh-musuh Islam sebagai pemimpin ?
Mengapa ?.....Mengapa ?
Puluhan pertanyaan semisal terlontar dalam ceramahnya dengan sangat memukau. Ia melemparkan beban berat itu di atas pundak para hadirin yang mengikuti ceramahnya. Lalu ia memaparkan pandangannya dengan panjang lebar, seperti memberi dogma. Kemudian setelah mengemukakan solusi dan kesimpulan, ia mengakhiri ceramahnya.
Selang sehari setelah itu, saya mencari sang penceramah itu di antara shaf-shaf jamaah shalat Subuh. Heran, saya tidak melihatnya. Saya bergumam dalam hati, âMungkin penceramah itu berhalangan atau ada urusan mendadak.â Saya pun beranjak pulang.
Hari berikutnya, di waktu yang sama, saya mencoba mencarinya kembali di antara deretan shaf-shaf jamaah shalat Subuh, dengan harapan bisa menemukannya di sana. Namun, saya kembali kecewa. Lagi-lagi saya tidak menemukannya di antara shaf-shaf jamaah shalat Subuh. Saya mulai khawatir, aduhai apa yang tejadi padanya. Ingin rasanya saya mengetahui kabarnya. Saya khawatir, jangan-jangan ia ditimpa musibah.
Saya putuskan untuk mencari tahu di mana penceramah itu. Hingga pada suatu kesempatan dapat bertemu dengannya. Lalu saya bertanya : âApa yang terjadi ? Mudah-mudahan yang penghalang Anda adalah sesuatu yang baik. Saya kehilangan Anda di waktu shalat Subuh.
Dengan ringan ia menjawab tanpa rasa malu.
âMaafkan saya. Semoga Allah mengampuni saya dan mengampuni Anda. Kondisi saya sangat sulit. Pagi-pagi saya sudah mulai kerja, sementara saya tidur agak terlambat. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.â
Saya terdiam dan bingung mendengar jawabannya. Benar-benar saya bingung. Saya bertanya dalam hati, âBagaimana mungkin agama Allah akan kokoh berdiri di atas muka bumi ini di tangan orang-orang yang melalaikan kewajibannya kepada Allah?â
Hati saya bergejolak, jiwa terasa sempit, dan tenggorokan terasa tersumbat. Saya memohon kepada Allah untuk memberikan petunjuk-Nya pada saya, juga kepadanya, dan bagi seluruh umat Islam. Saya juga memohon kepada-Nya kejayaan dan kekohan agama ini. Sungguh, Dia Maha Kuasa atas yang demikian.
Tahukah Anda Allah berfirman dalam kitabNya
âApakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: âKami telah berfirmanâ, sedang mereka tidak diuji lagi? Dan sesungguhnya kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta.â (Al-âAnkabut: 1-3)
Tahukah Anda Rasulullah bersabda
âSesungguhnya shalat yang paling berat bagi orang munafik adalah shalat Isyaâdan shalat Subuh. Sekiranya mereka mengetahui apa yang terkandung di dalamnya, niscaya mereka akan mendatangi keduanya dengan merangkak. Sungguh, aku ingin menyuruh melaksanakan shalat, lalu shalat itu ditegakkan, kemudian aku perintahkan orang lain untuk shalat bersama dengan orang-orang. Kemudian beberapa lelaki berangkat bersamaku dengan membawa kayu yang terikat, mendatangi suatu kaum yang tidak menghadiri shalat berjamaah, sehingga aku bakar rumah mereka.â (HR Al-Bukhari dan Muslim).
Dan tahukah kalian bahwa Rasulullah bersabda
âJangalah kalian meninggalkan shalat secara sengaja. Barangsiapa yang telah meninggalkan shalat secara sengaja, maka Allah dan Rasul-Nya telah lepas tanggungan darinya.â (HR Ahmad).
Dan tahukah kalian bahwa Rasulullah bersabda
âAmal yang paling dicintai Allah Taâala adalah shalat (tepat) pada waktunya.â
Diintisarikan dari buku Misteri Shalat Subuh karangan Dr. Raghib As-Sinjani
Penerbit Aqwam
Mari SUKSESKAN GERAKAN SUBUH MASSAL !!!!!
TIPS MEnjaga Shalat Subuh
Ikhlaskan niat hanya karena Allah, dan berikanlah hak-hakNya.
Bertekad dan Introspeksilah diri Anda setiap hari.
Bertaubat dari dosa-dosa dan berniatlah untuk tidak mengulangi kembali.
Perbanyaklah membaca doa agar Allah memberi kesempatan untuk shalat Subuh.
Carilah kawan yang baik.
Latihlah untuk tidur dengan cara yang diajarkan Rasulullah.
( tidur awal, berwudhu sebelum tidur, miring kekanan, berdoa.)
Sampaikan pada orang lain akan gaya hidup Anda yang baru.
Menyedikitkan makan sebelum tidur serta jauhilah teh dan kopi pada malam hari.
Tulis pegingat shalat Subuh dan gantunglah di atas dinding.
Bantulah dengan tiga bel (jam weker, telepon, bel pintu).
Ajaklah orang lain untuk shalat Subuh dan mulailah dari keluarga Anda.
http://komunitassubuh.multiply.com/reviews/item/1